Senin, 03 Januari 2011

contoh kasus kecurangan auditor

Contoh Kasus Kecurangan Auditor
1. Contoh khas adalah kitting atau lapping dalam skema pencurian uang.  Lapping adalah seseorang mencuri uang kas yang digunakan oleh Customer A untuk membayar piutangnya (Account Receivable), dana yang diterima dari Customer B digunakan untuk membayar saldo A/R milik Customer A, dst (gali lubang tutup lobang). Sedangkan Kitting adalah seseorang menutupi pencuriannya dengan menciptakan kas melalui transfer uang antar bank (interbank transfer). Seseorang menciptakan kas dengan mendepositokan check dari bank A ke Bank B dan menarik uangnya. Karena di Bank A, dananya tidak cukup, maka ybs mendepositokan check dari Bank C ke Bank A sebelum check ke Bank B dikliringkan. Demikian polanya berjalan terus dengan check dan deposit sebanyak diperlukan untuk menjaga agar check-nya tidak sampai ditolak.
2. Berdasarkan penelitian  COSO (1999)  yang berjudul “Fraudulent Financial Reporting : 1987 – 1997, An Analysis of U.S. Public Company”, bahwa dari hasil analisa perusahaan yang listing di Securities Exchange Commission (SEC) selama periode Januari 1987 s.d. Desember 1997 ( 11 tahun) dapat disimpulkan :
Teridentifikasi sejumlah 300 perusahaan yang terdapat fraudulent financial reporting yang memiliki karakteristik yaitu memiliki permasalahan bidang keuangan (experiencing financial distress), lax oversight dan terdapat fraud dengan jumah uang yang besar (Ongoing, large-dollar frauds). Contoh kasus Fraudulent Financial Reporting antara lain Enron, Tyco, Adelphia dan WorldCom.

muhariefeffendi.files.wordpress.com

Komentar : Kasus kecurangan oleh auditor mungkin saja dapat terjadi karna seorang auditor tidak dapat menemukan kesalahan apa pada laporan keuangan tersebut hingga dia menggunakan kunci utama nya yaitu memberikan pernyataan yang salah. Bisa juga auditor tersebut telah kongkalikong dengan perusahaan tersebut agar memberikan hasil yang positif pada laporan keuangan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar